Politik
Home » Berita » Muazzim Akbar Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPW PAN NTB Usai LAZ Ditangkap KPK

Muazzim Akbar Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPW PAN NTB Usai LAZ Ditangkap KPK

Plt Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar. (dok: ist)

Lombok Barat – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), menunjuk Muazzim Akbar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat (NTB). Penunjukan itu dilakukan setelah Ketua DPW PAN NTB sebelumnya, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Muazzim yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI Dapil NTB II sekaligus Ketua Korwil PAN Bali-Nusa Tenggara mengaku telah menerima mandat langsung dari DPP PAN.

“Sekarang saya dipercayakan oleh DPP untuk mengemban amanat sebagai Plt Ketua DPW PAN NTB,” ujar Muazzim di sela Pelantikan Relawan dan Rapat Kerja Daerah PAN NTB di Gerung, Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026).

Ia mengatakan penugasan tersebut dibahas saat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke NTB pada Jumat (31/7/2026).

“Kemarin, saat Ketua Umum datang ke NTB untuk meninjau kampung nelayan di Lombok Timur dan Lombok Tengah, kami berdiskusi banyak mengenai hal ini,” jelasnya.

PAN Ungkap Alasan Pecat LAZ, Ternyata Sempat Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB

Muazzim, yang juga pernah menjabat Ketua DPW PAN NTB sebelum LAZ, menyebut langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal partai.

Pada kesempatan itu, PAN juga melantik lebih dari 4.000 relawan di Pulau Lombok.
Menurutnya, kasus yang menjerat LAZ harus menjadi pelajaran bagi seluruh kader untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat ranting.

“Alhamdulillah, setelah ditinggalkan kurang lebih tujuh bulan, kepercayaan ini kembali diberikan kepada saya,” tegasnya.

Muazzim menambahkan, DPP PAN menargetkan NTB menjadi salah satu basis kemenangan partai pada Pemilu 2029. Karena itu, seluruh jajaran DPW dan DPD PAN se-NTB diminta tetap solid menghadapi agenda politik mendatang.

“Kita harus kuat menuju Pemilu 2029, baik Pilpres maupun Pileg. Apalagi sekarang saya sudah status incumbent, insyaAllah PAN di NTB bisa keluar sebagai pemenang,” ujarnya.

Zulhas Target Nilai Tukar Nelayan di NTB Naik ke 130

Terkait mekanisme pergantian, Muazzim menegaskan penunjukannya dilakukan langsung oleh DPP PAN tanpa melalui Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub).

“Penunjukannya langsung dari DPP, jadi tidak ada Muswillub. Sambil menunggu keputusan definitif, apakah saya yang langsung ditunjuk penuh atau ada arahan lain,” terangnya.
Ia menjelaskan, pergantian hanya dilakukan pada posisi Ketua DPW sehingga tidak memengaruhi struktur kepengurusan lainnya.

“Nanti langsung diterbitkan SK Ketua DPW yang baru. Jajaran struktur kepengurusan lainnya tidak ada perubahan, hanya mengganti posisi Ketua DPW saja,” tandas Muzzim. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan