Mataram – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, melantik Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaeni sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat periode 2025-2030.
Pelantikan berlangsung di Mataram, Jumat sore (17/4/2026), yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).
Dalam struktur kepengurusan baru, posisi Sekretaris Wilayah diisi oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, sementara Bendahara dipercayakan kepada anggota DPRD NTB, Hasbullah Muis Konco.
Dalam arahannya, Zulhas sapaan akrabnya menekankan pentingnya kerja nyata kader, khususnya bagi mereka yang saat ini berada di jabatan publik, baik eksekutif maupun legislatif. Ia mengingatkan agar kekuasaan tidak membuat kader menjauh dari persoalan rakyat.
“Saya minta juga bupati-bupati ini jangan sibuk sendiri, teman-teman DPR jangan hanya nongkrong. Fokus bantu rakyat. Apa yang berubah setelah saudara jadi bupati atau anggota DPR, itu yang akan diminta pertanggungjawaban,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Zulhas yang juga Menteri Koordinator Pangan menegaskan target PAN pada Pemilu mendatang ialah masuk empat besar secara nasional. Karena itu, seluruh kader diminta bekerja terukur dan menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.
“Seluruh kader PAN di eksekutif dan legislatif harus fokus bekerja nyata, bermanfaat, dan terukur. Hasilnya harus dirasakan langsung oleh rakyat,” katanya.
Di tempat yang sama, Lalu Ahmad Zaeni yang akrab disapa LAZ menilai pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari kerja politik untuk mengkonsolidasikan dan menyatukan kader.
Terutama dalam memberikan dampak nyata dan memperkuat posisi PAN di akar rumput.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni organisasi. Ini titik awal kerja-kerja besar yang harus kita lakukan bersama,” ujarnya.
LAZ mengaku, banyak belajar dari kepemimpinan Zulhas dalam menghadapi dinamika politik nasional. Ia menegaskan, kunci membesarkan partai adalah konsistensi dalam kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kampanye terbaik hari ini adalah kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Ia juga memasang target tinggi bagi PAN NTB di bawah kepemimpinannya, yakni memastikan keterisian kursi di setiap daerah pemilihan. Mengingat saat ini PAN belum mampu mendapatkan fraksi penuh di DPRD NTB, lantaran hanya mampu mendapatkan empat kursi.
“Kita optimistis, setiap dapil harus ada kursi terisi. Itu target kita,” tandasnya. (ril)


Komentar