Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat mulai melakukan pendalaman terkait munculnya grup bertajuk “Gay Lombok” di platform Facebook yang sempat menghebohkan masyarakat NTB.
Kasubdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, AKBP Moch. A. Fauzi, mengatakan pihaknya telah memberikan atensi terhadap keberadaan grup tersebut menyusul adanya aduan dari masyarakat yang merasa resah.
“Kemarin sudah kami bahas,” ujar Fauzi, Jumat (23/1/2026).
Ia menyebutkan, penyidik telah berkoordinasi dengan pihak platform untuk mengajukan penutupan grup tersebut. Selain itu, aparat kepolisian juga akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait aktivitas di dalam grup.
“Untuk grup itu, kami sudah melaporkan agar ditutup. Selanjutnya, untuk prosesnya akan kami kembangkan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Fauzi menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda NTB untuk mendalami keberadaan serta aktivitas grup tersebut.
“Iya, sudah kami koordinasikan dengan PPA terkait grup itu,” katanya.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya grup Facebook “Gay Lombok” yang memiliki jumlah anggota cukup besar. Berdasarkan penelusuran WartaSatu, grup tersebut tercatat memiliki sekitar 3,3 ribu anggota.
Tidak hanya satu grup, sejumlah grup serupa juga bermunculan dengan mengatasnamakan wilayah kabupaten/kota di NTB. Salah satunya grup “Gay Lotim” yang tercatat memiliki sekitar 1,9 ribu anggota.(Zal)


Komentar