Pemerintahan
Home » Berita » Pemprov NTB Siapkan 100 Hewan Kurban pada 2026

Pemprov NTB Siapkan 100 Hewan Kurban pada 2026

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB, Amir saat ditemui di area Kantor Gubernur. (dok: ril)

MataramPemprov NTB menyiapkan sekitar 100 hewan kurban untuk disembelih pada Idul Adha 1447 Hijriah yang bertepatan jatuh pada 27 Mei mendatang.

Hewan kurban tersebut terdiri dari sekitar 50 ekor sapi dan 50 ekor kambing yang akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di NTB.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) NTB, Amir, mengatakan penyaluran hewan kurban dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih masuk kategori miskin ekstrem.

“Untuk Pemprov ada 50-an ya sapi, 50 ekor. Kerbaunya juga, eh kerbau, kambing juga sekitar segitu,” ujarnya saat ditemui, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, distribusi hewan kurban akan diprioritaskan ke daerah-daerah yang dinilai sangat membutuhkan, terutama pada desa-desa yang masuk dalam program Desa Berdaya.

Nilai Tukar Petani NTB Turun 1,48 Persen pada April 2026

Penentuan lokasi juga dilakukan berdasarkan usulan masyarakat serta arahan langsung dari Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

“Tentu ya ke seluruh kabupate/kota sesuai dengan permintaan dari masyarakat, kemudian juga arahan dari pimpinan mana lokasi-lokasi terutama sekali yang kita sasar sekarang ini kita utamakan di daerah-daerah yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Dan lebih khusus lagi untuk yang di 40 desa berdaya,” tuturnya.

Amir menegaskan, bantuan hewan kurban dari Pemprov ini berada di luar bantuan sapi kurban dari Presiden yang telah ditentukan lokasi penyalurannya masing-masing.

Dari sisi anggaran, Pemprov NTB mengalokasikan dana lebih dari Rp1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Anggarannya lebih satu miliar, lebih satu miliar. Dari APBD, APBD. Karena ini juga untuk masyarakat,” jelasnya.

Kaesang Lantik Pengurus PSI se-NTB, Sederet Tokoh Ikut Bergabung

Terkait kualitas hewan kurban, Pemprov memastikan seluruh hewan yang disalurkan memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan sebagai hewan kurban. Pengadaan dilakukan melalui peternak lokal dengan koordinasi bersama Dinas Peternakan.

“Hewan tentu kami ambil dari peternak-peternak yang ada yang tentu dari segi kesehatan, dari segi usia, dan berbagai persyaratan sebagai sebuah hewan kurban yang koordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi,” kata Amir.

Dengan bobot sapi yang berkisar antara 250 hingga 300 kilogram, daging kurban ini diharapkan dapat dibagikan kepada puluhan ribu masyarakat NTB yang akan ditetapkan sebagai penerima manfaat nantinya.

“Ini kan untuk sapi kita perkirakan sekitar 250 sampai 300 kilo per sapinya. Ya bisa dikalikan berapa banyak mereka. Kalau rata-rata satu kilo kan bisa dikalkulasikan sekian banyak,” tandasnya. (ril)

Iqbal Tambah Insentif 1.759 Guru PPPK Paruh Waktu pada Momen Hardiknas 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan