Olahraga
Home » Berita » Jadi Tuan Rumah PON 2028, Isvie Targetkan Kontingen NTB Tembus Lima Besar

Jadi Tuan Rumah PON 2028, Isvie Targetkan Kontingen NTB Tembus Lima Besar

Mataram – Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda menargetkan kontingen Nusa Tenggara Barat mampu menembus peringkat lima besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target tersebut dinilai realistis mengingat NTB akan menjadi tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta.

Penetapan NTB, NTT, dan DKI Jakarta sebagai tuan rumah PON 2028 tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang diterima pada Selasa (23/6/2026).

Meski DKI Jakarta ikut ditetapkan sebagai tuan rumah, sebagian besar pertandingan tetap akan digelar di NTB dan NTT. Lantaran, Jakarta hanya menjadi tuan rumah pendukung untuk cabang olahraga yang membutuhkan venue khusus yang belum tersedia atau belum memadai di NTB maupun NTT.

Menanggapi hal tersebut, Isvie menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang tetap konsisten memberikan kepercayaan kepada NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON 2028.

“Saya kira bersyukur dan berterima kasih pemerintah telah konsisten dari awal memberikan NTB dan NTT sebagai tuan rumah. Ditambah ada beberapa venue yang tidak bisa dilakukan di DKI, saya kira itu luar biasa,” kata Isvie kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Pemprov NTB Bakal Lelang 29 Mobil Dinas Eks Pejabat, Terbanyak Jenis Innova

Menurutnya, status tuan rumah harus menjadi momentum bagi NTB untuk meningkatkan prestasi olahraga. Karena itu, Pemprov NTB diminta mulai menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari infrastruktur, pembiayaan hingga pembinaan atlet secara serius dan berkelanjutan.

“Saya kira yang pertama persiapan terhadap semuanya termasuk juga anggaran yang dari awal kita harus persiapkan. Atlet juga harus betul-betul kita siapkan karena bagaimanapun kita ini tuan rumah,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan, NTB tidak boleh hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga harus mampu menunjukkan prestasi. Karena itu, ia menargetkan kontingen NTB bisa menembus lima besar pada PON 2028.

“Kita berharap target lima besar di PON ini. Tentu dengan segala hormat kami menyatakan bahwa pemerintah daerah harus betul-betul mempersiapkan atletnya, mempersiapkan juga tambahan anggaran yang sesuai dengan apa yang sudah kita bicarakan dari awal,” jelasnya.

Isvie mengakui penyelenggaraan PON membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Namun menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi atas komitmen untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.

Sah! NTB, NTT, dan Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Bersama PON 2028

Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar dua tahun, Isvie berharap Pemprov NTB dapat segera menyusun langkah strategis agar pelaksanaan PON 2028 berjalan sukses, sekaligus mampu mendongkrak prestasi olahraga NTB di tingkat nasional.

“Saya kira risiko. Saya kira dari awal mungkin juga perubahan dianggarkan. Risiko dari sebuah keinginan kita menjadi tuan rumah dengan segala konsekuensinya harus kita siapkan,” tandasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan