Olahraga Pemerintahan
Home » Berita » Pengamat Sebut Bupati Lombok Tengah Punya Modal Kuat Pimpin KONI NTB

Pengamat Sebut Bupati Lombok Tengah Punya Modal Kuat Pimpin KONI NTB

Mataram – Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026-2030 mulai menghangat. Salah satu nama yang mencuat adalah Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri.

Direktur Nusra Institute, M. Roby Satriawan, menilai Pathul memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menjadi modal untuk memperkuat pembinaan olahraga di Bumi Gora jika terpilih memimpin KONI NTB periode mendatang.

Roby menyebut sedikitnya ada empat faktor yang menjadi kekuatan Pathul dalam memimpin organisasi holding cabang olahraga tersebut.

Menurutnya, faktor pertama adalah jejaring dan sinergi pemerintahan. Sebagai Bupati Lombok Tengah sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra NTB, Pathul dinilai memiliki posisi strategis untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Kesamaan jalur komunikasi politik berpotensi mempermudah koordinasi dan advokasi anggaran untuk pembinaan olahraga, termasuk program pemusatan latihan daerah sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON). Tentu semuanya tetap harus mengikuti mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku,” kata Roby, Jumat (7/8/2026).

Ketua KONI Pusat Dukung Iqbal Pimpin KONI NTB

Faktor kedua, kata dia, adalah potensi penguatan sport tourism. Pengalaman Pathul memimpin Lombok Tengah yang menjadi lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dinilai menjadi nilai tambah dalam mengembangkan olahraga berbasis pariwisata.

Menurut Roby, keberadaan Sirkuit Mandalika dan berbagai agenda olahraga nasional maupun internasional dapat disinergikan dengan program pembinaan atlet, sehingga tidak hanya meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor sport tourism.

Faktor ketiga lanjut dia, adalah peluang percepatan pembangunan infrastruktur olahraga. Roby menilai sinergi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dapat membuka peluang pembangunan fasilitas olahraga yang lebih representatif.

“Ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan daya saing daerah,” jelasnya.

Keunggulan berikutnya disebutkan Roby adalah peluang meningkatkan kesejahteraan atlet. Menurutnya, dukungan pemerintah yang kuat dapat mendorong lahirnya berbagai kebijakan afirmatif bagi atlet berprestasi, mulai dari bonus prestasi, beasiswa pendidikan hingga peluang berkarier di instansi pemerintah maupun BUMD sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Dekranasda NTB Klaim Omzet Bale Kita Tembus Rp92 Juta dalam 1,5 Bulan

Selain itu, Roby menilai rekam jejak Pathul dalam pembinaan olahraga juga menjadi modal penting. Selama memimpin Lombok Tengah, Pathul dinilai aktif mendukung berbagai cabang olahraga. Pada ajang Porprov NTB XXI, kontingen Lombok Tengah juga berhasil meningkatkan prestasi dengan naik dari peringkat kelima menjadi peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali.

“Pengalaman memimpin pemerintahan, membina cabang olahraga, serta capaian prestasi Lombok Tengah pada Porprov menjadi modal yang layak dipertimbangkan. Namun, pada akhirnya keputusan tetap berada di tangan pemilik suara dalam proses pemilihan Ketua KONI NTB,” tandasnya.

Terpisah, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menanggapi santai namanya yang diperbincangkan sebagai salah satu kandidat Ketua KONI NTB periode 2026-2030.

Pathul mengaku belum pernah membahas secara khusus mengenai pencalonan tersebut. Menurutnya, proses pemilihan masih panjang sehingga ia ingin melihat terlebih dahulu dinamika yang berkembang.

“Teman-teman lainnya sih saya dengar-dengar, tapi kan masih panjang ini, beberapa minggu ke depan,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri rapat koordinasi PON 2028 bersama KONI Pusat di Pendopo Gubernur NTB, Jumat (7/8/2026).

Pemprov NTB Cari Pengelola Kawasan Industri Sumbawa Barat usai Krakatau Steel Batal

Saat ditanya apakah tertarik maju dalam bursa Ketua KONI NTB, Pathul tidak memberikan jawaban tegas. Namun ia mengatakan akan melihat perkembangan dan dinamika yang terjadi saat proses pencalonan dan penjaringan bakal calon ketua.

“Bukan, bukan. Tapi kita lihat teman-teman seperti apa,” katanya.

Meski demikian, Pathul menyampaikan apresiasi atas dukungan dan penilaian sejumlah kalangan yang menganggap dirinya layak memimpin KONI NTB.

“Apresiasi dan terima kasih yang seluas-luasnya. Terima kasih, apresiasi yang seluas-luasnya,” tandas Pathul. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan