Olahraga
Home » Berita » 180 Insan Pers Meriahkan Porwada NTB 2026

180 Insan Pers Meriahkan Porwada NTB 2026

Pembukaan Porwada NTB 2028 di Sport Center Universitas Mataram, Jumat 26 Juni 2026. (dok: ril)

Mataram – Sebanyak 180 insan pers dari delapan kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) ambil bagian dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB 2026.

Ajang olahraga wartawan pertama di NTB itu resmi dibuka di Sport Center Universitas Mataram, Jumat (26/6/2026), dan akan berlangsung hingga 28 Juni 2026.

Porwada 2026 mempertandingkan sembilan cabang olahraga dan seni, yakni futsal, bulutangkis, karaoke, lari, biliar, tenis meja, domino, tenis lapangan, serta fotografi.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarsesama wartawan sekaligus menjaring atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Ahmad Ikliluddin, mengatakan Porwada merupakan sejarah baru bagi insan pers di NTB karena untuk pertama kalinya digelar di tingkat daerah.

Jadi Tuan Rumah PON 2028, NTB Butuh Rp 700 Miliar untuk Revitalisasi Venue

“Ini Porwada pertama yang digelar di NTB. Kegiatan ini menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya mampu menghasilkan karya melalui tulisan, tetapi juga bisa menjadi atlet yang berprestasi,” ujar Ikliluddin.

Ia menyebutkan sebanyak 180 atlet wartawan dari delapan kabupaten/kota ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, Porwada menjadi langkah awal untuk meningkatkan prestasi olahraga wartawan NTB di tingkat nasional.

Ikliluddin mengingatkan bahwa pada Porwanas di Banjarmasin 2024, kontingen NTB berhasil menempati peringkat ketiga nasional. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada Porwanas 2027.

“Di Porwanas Banjarmasin kita berhasil menjadi juara tiga nasional. Melalui Porwada ini, kita berharap persiapan menuju Porwanas Lampung semakin matang. Target kita bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi bertekad menjadi juara umum,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan wartawan memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang bertanggung jawab sekaligus mengawal pembangunan daerah.

Anggota Polda NTB Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Mahasiswi

Menurutnya, semangat sportivitas yang dibangun melalui Porwada akan melahirkan insan pers yang sehat, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Kami ingin menghadirkan media yang bertanggung jawab, kreatif, dan independen, terutama dalam mengawal pembangunan di Nusa Tenggara Barat,” ujar Ahsanul.

Ia berharap Porwada NTB dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat kebersamaan antarwartawan, tetapi juga melahirkan atlet-atlet pers yang mampu mengharumkan nama NTB di tingkat nasional.

“Olahraga bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membangun kesehatan jasmani dan rohani. Dari tubuh yang sehat akan lahir pikiran yang jernih dan kreatif,” tandasnya. (ril)

Jadi Tuan Rumah PON 2028, Isvie Targetkan Kontingen NTB Tembus Lima Besar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan