Lombok – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri terus memperluas jangkauan jaringan digital di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk Lombok, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemerataan akses internet dan pemberdayaan ekonomi masyarakat daerah.
Langkah ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas jaringan, tetapi juga diarahkan untuk memberdayakan generasi muda dan pelaku UMKM lokal agar dapat berkembang di era digital.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB (2024), pertumbuhan UMKM tertinggi tercatat di Kabupaten Lombok Timur (21%), diikuti Lombok Barat (16%) dan Lombok Tengah (14%), dengan dominasi usaha di sektor kuliner, fesyen, dan kerajinan lokal yang mulai bertransformasi secara digital.
Sejalan dengan itu, generasi muda NTB kini menjadi motor penggerak digitalisasi daerah. Tercatat, 70% masyarakat NTB telah aktif menggunakan internet untuk kegiatan produktif, mulai dari konten digital, mobile gaming, hingga pembelajaran daring.
EVP Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menjelaskan bahwa perluasan jaringan ini merupakan langkah nyata Tri untuk menghadirkan akses digital merata hingga pelosok NTB.
“Tri berkomitmen untuk memberdayakan anak muda di Lombok dan NTB melalui pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan. Dengan jaringan yang kuat dan distribusi luas, kami ingin mendorong pertumbuhan UMKM, mempercepat transformasi digital, serta membuka lebih banyak peluang ekonomi lokal,” ujar Fahd, Kamis, (23/10/2025).
Saat ini, jaringan Tri telah menjangkau 90% populasi NTB, termasuk 95% wilayah Lombok dan 100% Kota Mataram, dengan layanan internet cepat dan stabil. Tri juga telah mengoperasikan lebih dari 7.600 BTS di seluruh Bali dan Nusa Tenggara, mencakup 480 kecamatan dan 5.100 desa.
Selain pembangunan infrastruktur jaringan, Tri juga memperkuat ekosistem kewirausahaan digital melalui kehadiran lebih dari 70 unit 3Kiosk di Bali dan Nusa Tenggara. Di Lombok, 3Kiosk menjadi pusat distribusi sekaligus wadah pemberdayaan wirausaha muda lokal, yang berperan dalam meningkatkan literasi digital dan menciptakan kemandirian ekonomi.
Pemilik 3Kiosk Jerowaru Lombok Timur, Irfan Hamdani, menceritakan perjalanannya menjadi bagian dari ekosistem digital Tri.
“Berawal dari pelanggan, saya melihat peluang besar di 3Kiosk. Sekarang saya bisa bantu warga sekitar tetap terhubung sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ungkapnya.
Tri juga memastikan konektivitas tetap optimal di lokasi-lokasi padat seperti destinasi wisata, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga kawasan ibadah, agar masyarakat dan wisatawan tetap dapat menikmati akses internet tanpa hambatan.
Untuk mendukung gaya hidup digital hemat, Tri menghadirkan berbagai pilihan paket data terjangkau, mulai dari Happy 6GB Rp10.000 (2 hari), Happy 12GB Rp25.000 (7 hari), hingga Pasti Untung 50GB Rp80.000 dan 65GB Rp95.000 (30 hari). Pelanggan juga berkesempatan memenangkan mobil BYD dengan mengumpulkan tiket undian BombasTri setiap kali melakukan isi ulang mulai Rp50.000.
Sebagai langkah perlindungan digital, seluruh produk Tri kini dilengkapi fitur Tri AI: Anti Spam & Scam, sistem berbasis kecerdasan buatan untuk mencegah penipuan dan melindungi data pengguna. (buk)


Komentar