Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok melakukan pemeliharaan rutin pada ruas jalan Suela-Sembalun Bumbung, Kabupaten Lombok Timur.
Penanganan difokuskan pada perawatan ruang milik jalan (Rumija), pemeliharaan saluran drainase, serta pembersihan gorong-gorong untuk menjaga kelancaran fungsi jalan.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok, Kusnadi, mengatakan pekerjaan dilakukan pada ruas sepanjang 11,60 kilometer dengan melibatkan 16 petugas. Kegiatan pemeliharaan telah dimulai sejak pertengahan Juli dan ditargetkan rampung pada pekan ini.
“Yang ditangani meliputi perawatan Rumija, pemeliharaan saluran, dan pembersihan gorong-gorong. Penanganan dimulai sejak pertengahan Juli dan direncanakan selesai dalam minggu ini,” ujar Kusnadi saat dikonfirmasi, Senin (3/7/2026).
Sebelum dilakukan penanganan, Kusnadi menjelaskan kondisi ruas jalan dipenuhi rumput dan semak yang tumbuh lebat di bahu jalan sehingga mengganggu jarak pandang pengendara. Selain itu, saluran drainase dipenuhi rumput, gulma, serta material longsoran dari lereng bukit yang menghambat aliran air menuju titik pembuangan.
Akibat saluran yang tidak berfungsi optimal, ruas jalan Suela-Sembalun kerap mengalami genangan saat hujan turun. Air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar karena saluran dan gorong-gorong tersumbat material longsoran, tanah, serta tumbuhan liar.
Tidak hanya itu, sejumlah gorong-gorong juga tertutup material longsoran dan ditumbuhi rumput maupun gulma sehingga semakin mengurangi kapasitas aliran air.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas Kusnadi berujar melakukan pembersihan bahu jalan, mengangkat material longsoran dari saluran, membersihkan gorong-gorong, serta memangkas ranting-ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan.
“Ranting-ranting pohon yang berada di atas permukaan jalan dan posisinya rendah juga dipangkas agar kendaraan yang melintas tidak terganggu,” jelasnya.
Melalui pemeliharaan ini, Kusnadi berharap sistem drainase di sepanjang ruas Suela-Sembalun kembali berfungsi normal sehingga aliran air hujan dapat mengalir lancar menuju saluran pembuangan dan tidak lagi menggenangi badan jalan.
“Artinya dengan pemeliharaan ini kita harapkan tidak ada lagi genangan air di bahu jalan karena drainasenya lancar. Tentunya itu kan membuat keselamatan dan kenyamanan pengendara juga,” tandasnya. (ril)


Komentar