Pemerintahan
Home » Berita » Gubernur Iqbal Kumpulkan Kepala OPD, Ada Apa?

Gubernur Iqbal Kumpulkan Kepala OPD, Ada Apa?

Gubernur Iqbal menggelar rapat pimpinan bersama kepala OPD untuk konsolidasi dan penguatan koordinasi, terutama dalam mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia. (dok: Diskominfotik NTB)

Mataram – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menggelar rapat pimpinan bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB, Selasa (21/4/2026).

Hal ini disebut sebagai langkah konsolidasi dan penguatan koordinasi untuk mempercepat realisasi visi NTB Makmur Mendunia.

Dalam arahannya, Iqbal meminta seluruh jajaran terutama Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair dan Kepala OPD yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan membangun sinergi lintas sektor.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh integritas dan kredibilitas ASN. Dua hal itu, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Kalau integritas dan kredibilitas hilang, maka sesungguhnya kita sudah tidak punya apa-apa lagi. Itu satu-satunya yang harus kita banggakan sebagai ASN,” ujarnya

Sempat Bermasalah, Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Ditarget Rampung Awal Mei 2026

Iqbal juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan akan selalu mendapat sorotan dari publik. Karena itu, ia meminta para pejabat untuk bekerja dengan penuh kehati-hatian, namun tetap fokus pada target yang ingin dicapai.

“Kerja pakai hati, lakukan dengan hati-hati, dan jangan dimasukkan ke hati. Kita tidak mungkin menyenangkan semua pihak,” katanya.

Tak hanya itu, Iqbal juga menekankan tiga agenda utama yang menjadi prioritas pembangunan NTB ke depan, yakni pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata mendunia.

Ia menilai ketiga sektor ini saling terhubung dan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan di Bumi Gora.

“Tidak ada sektor yang lebih penting dari yang lain. Semua harus berkontribusi untuk mencapai visi misi yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Utang RSUD NTB Sisa Rp 41 Miliar, dr. Asrul: Lunas Dalam Sebulan

Kendati demikian, mantan Dubes RI untuk Turki itu menekankan pengentasan kemiskinan harus menjadi fokus utama, lantaran menjadi akar dari berbagai persoalan sosial.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya percepatan kinerja, mengingat saat ini telah memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026.

Ia juga menyinggung sejumlah program daerah yang mulai mendapat perhatian pemerintah pusat, salah satunya Program Desa Berdaya yang dinilai memiliki dampak luas, termasuk dalam penanganan stunting dan perlindungan perempuan dan anak.

“Tidak terasa saat ini sudah memasuki triwulan kedua tahun 2026, karena itu kita semua harus bekerja lebih cepat dan menunjukkan kinerja yang positif,” tanda Dinda sapaan akrabnya. (ril)

Disperindag NTB Telusuri Dugaan Penimbunan Gas Melon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan