Hukum & Kriminal
Home » Berita » Kabagops hingga Kasat Narkoba Polresta Mataram Diganti

Kabagops hingga Kasat Narkoba Polresta Mataram Diganti

Kompol Yozana Fajri Sidik AF, saat tanda tangan surat mutasi ke Ditlantas Polda NTB sebagai Kasi BPKB Subdit Regident. (Dok: wartaOne/ist)

Mataram — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram kembali melakukan rotasi sejumlah pejabat penting di internal kepolisian.

Jabatan Kabagops, Kasat Resnarkoba hingga Kapolsek kini resmi berganti usai upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolresta Mataram Hendro Purwoko di halaman Mapolresta Mataram, Kamis (7/5/2026).

Pergantian pejabat tersebut merupakan tindak lanjut surat keputusan Kapolda NTB tertanggal 29 April 2026 terkait mutasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Polda NTB.

Dalam rotasi itu, Kompol Ahmad Majemuk resmi mengisi jabatan Kabagops Polresta Mataram menggantikan Kompol Yozana Fajri Sidik AF yang kini dipindah tugaskan ke Ditlantas Polda NTB sebagai Kasi BPKB Subdit Regident.

Sementara posisi Kasat Resnarkoba Polresta Mataram kini dipercayakan kepada AKP Remanto menggantikan AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra yang mendapat promosi jabatan baru di Dit PPA/PPO Polda NTB.

Inspektorat NTB Ancam Seret Kasus Pabrik Pakan Mangkrak BRIDA ke APH

Perubahan jabatan juga terjadi di tingkat polsek, AKP Muhammad Rianto kini dipercaya menjadi Pelaksana Sementara Kapolsek Ampenan setelah Kompol Ahmad Majemuk bergeser ke jabatan Kabagops Polresta Mataram.

Sedangkan jabatan Kapolsek Lingsar resmi diisi AKP Wiwin Widarti menggantikan Iptu Herwin Jonathan Nababan yang kini bertugas di Polres Lombok Barat.

Kapolresta Mataram, Hendro Purwoko, mengatakan mutasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang rutin dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan.

“Mutasi jabatan merupakan program rutin untuk regenerasi, penyegaran organisasi, sekaligus mengantisipasi kejenuhan personel dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan wilayah tugas masing-masing dan tetap melanjutkan program yang sudah berjalan sebelumnya.

Mantan Bupati Lombok Tengah Dua Periode Resmi Ditahan pada Kasus Penipuan

Menurutnya, kesinambungan program dan soliditas internal penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Mataram tetap kondusif.(Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan