Pemerintahan
Home » Berita » Kopassus Gelar Latihan Militer di KEK Mandalika

Kopassus Gelar Latihan Militer di KEK Mandalika

87 Kopassus berkunjung ke NTB dalam rangka latihan militer di KEK Mandalika. Mereka juga menggelar konvoi kendaraan tempur yang diikuti oleh puluhan warga di Kantor Gubernur NTB. (dok: ril)

Mataram – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggelar latihan operasi pengamanan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, pada Senin, (29/6/2026).

Hal tersebut sebagai upaya penguatan keamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event internasional. Dijadwalkan, latihan tersebut hanya berlangsung selama satu hari.

Sebelum menuju lokasi latihan, pasukan yang dipimpin Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi itu terlebih dahulu mengajak masyarakat melihat dan menaikan kendaraan tempur Korem 162/Wira Bhakti yang menggelar konvoi di kawasan Kantor Gubernur NTB, Jalan Pejanggik, Kota Mataram.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kehadiran 87 Kopassus di NTB ini tidak hanya untuk melaksanakan latihan, tetapi juga mendekatkan TNI dengan masyarakat. Karena itu, masyarakat diberikan kesempatan melihat langsung kendaraan tempur hingga berinteraksi dengan para prajurit.

“Yang lebih penting adalah kehadiran Kopassus hari ini di NTB untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melihat lebih dekat Kopassus. Karena TNI ini milik rakyat, maka rakyat diberikan kesempatan juga untuk mengenal lebih jauh mengenai Kopassus. Ini bagian dari upaya TNI mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya NTB,” kata Iqbal.

Warga Bendungan Meninting Keluhkan Ganti Tanah Rp8 Juta

Menurutnya, latihan tersebut dilaksanakan di KEK Mandalika karena kawasan itu merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang menggelar event internasional, salah satunya MotoGP. Sehingga, dirasa penting untuk menjaga keamanannya.

“Latihan dilakukan di Mandalika karena ini Program Strategis Nasional. Tujuannya memberikan keyakinan bahwa situasi aman dan terkendali menjelang berbagai agenda internasional, termasuk MotoGP,” ujarnya.

Iqbal menegaskan latihan operasi pengamanan merupakan agenda rutin untuk menjaga kemampuan prajurit dan tidak berkaitan dengan adanya ancaman keamanan maupun dinamika politik global.

“Ini latihan rutin untuk menjaga kemahiran pasukan supaya dalam situasi apa pun mereka tetap bisa beroperasi. Tidak ada ancaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, NTB memiliki posisi yang strategis karena selain memiliki sejumlah Proyek Strategis Nasional, Bumi Gora juga berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II sehingga memerlukan perhatian dari berbagai aspek, termasuk pengamanan.

Korban Meninggal Imbas Kebakaran KMP Putri Yasmin Dapat Santunan Rp50 Juta

Sementara itu, Vice President Project Engineering and Construction The Mandalika, Agus Setiawan, mengatakan latihan yang dilakukan Kopassus menjadi bentuk sinkronisasi pengamanan terhadap berbagai fasilitas negara yang ada di kawasan KEK Mandalika.

“Di sana ada beberapa fasilitas yang merupakan Proyek Strategis Nasional dan ke depan akan kembali menjadi lokasi berbagai kegiatan internasional. Latihan ini cukup bagus untuk memberikan penguatan terhadap keamanan maupun menciptakan situasi yang lebih kondusif di dalam KEK Mandalika,” ujar Agus.

Dalam latihan tersebut, nantinya para prajurit Kopassus akan melakukan simulasi penanganan penyanderaan, sebagai bagian dari skenario pengamanan di kawasan strategis negara.

“Simulasi dilakukan apabila terjadi kondisi yang kurang kondusif di KEK Mandalika, termasuk skenario penyanderaan. Itu hanya simulasi untuk sinkronisasi dari beberapa kegiatan yang dilakukan Kopassus,” tandasnya. (ril)

Muazzim Kolega Mori Hanafi di Senayan Dukung Lalu Iqbal Pimpin KONI NTB

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan