Pemerintahan Religi
Home » Berita » 300 Penari Kolosal Siap Hibur Pembukaan MTQ NTB ke-31 di Lombok Tengah

300 Penari Kolosal Siap Hibur Pembukaan MTQ NTB ke-31 di Lombok Tengah

Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhammad Ihwan (tengah) bersama jajarannya saat meninjau persiapan pembukaan MTQ ke-31 di Lombok Tengah. (dok: Diskominfotik NTB)

Mataram – Sebanyak 300 penari kolosal bakal mengisi acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-31 yang akan digelar di Kabupaten Lombok Tengah pada 9 Juni 2026 mendatang.

Ratusan penari itu akan membawakan pertunjukan bertajuk “Rahmatan Lil Alamin”, sebuah karya kolosal yang memadukan syiar Islam dengan kekayaan seni dan budaya khas NTB.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan, turun langsung meninjau proses latihan bersama jajarannya.

Turut hadir Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wirajaya yang memberikan dukungan terhadap persiapan pembukaan MTQ.

Menurut Ihwan, pembukaan MTQ tahun ini sengaja dirancang tidak hanya sebagai seremoni keagamaan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi budaya yang memperkuat identitas daerah.

Pergantian Kepala BGN Tak Pengaruhi Operasional Program MBG di Daerah

“MTQ bukan hanya ajang tilawah Al-Qur’an, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan identitas budaya NTB yang religius, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Tarian kolosal tersebut digarap oleh koreografer sekaligus Kepala UPT Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman.

Tema “Rahmatan Lil Alamin” dipilih untuk menggambarkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam, yang ditampilkan melalui perpaduan seni pertunjukan, musik, dan visual yang mengangkat pesan kasih sayang, toleransi, persatuan, dan kehidupan yang harmonis.

Ihwan mengatakan, konsep pertunjukan mengombinasikan seni dari tradisi masyarakat Sasambo dengan sentuhan koreografi modern sehingga menghasilkan penampilan yang tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga memiliki kedalaman makna.

“Pembukaan MTQ tahun ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan sekaligus memperkuat pesan bahwa syiar Islam dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya daerah,” tandasnya. (ril)

Kunjungan Turis ke NTB Naik 35,13 Persen pada April 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan