Mataram – Mantan Kapolda NTB, Irjen Pol (Purn) Hadi Gunawan, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB periode 2026-2031. Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) V yang digelar di Mataram, Jumat (16/10/2026).
Usai terpilih, Hadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kabupaten/kota di NTB yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin partai berlambang bintang mercy tersebut.
“Terimakasih kepada seluruh DPC yang mempercayakan saya memimpin DPD Demokrat NTB,” ujarnya.
Menurut Hadi, terpilihnya secara aklamasi juga menjadi bentuk kepercayaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Langkah awal yang akan dilakukan setelah terpilih adalah membenahi manajemen partai dan memperkuat soliditas internal. Ia menegaskan, konsolidasi menjadi salah satu prioritas untuk membangun kekuatan partai ke depan.
Terkait penyusunan kepengurusan DPD Demokrat NTB periode 2026-2031, Hadi menyebut prosesnya akan diserahkan kepada tim formatur yang ditetapkan sesuai mekanisme partai.
“Nanti ditentukan siapa-siapa (formaturnya, red). Kemudian dia yang akan menentukan siapa yang menjadi pejabat yang jadi pengurus. Karena kita partai Demokrat kita harus tentukan secara demokrasi,” jelasnya.
Selain konsolidasi internal, Hadi juga menyoroti target peningkatan keterwakilan Partai Demokrat dari NTB di DPR RI. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan melakukan pemetaan calon-calon potensial yang memiliki peluang besar meraih suara.
“Dan kemudian kita di DPD harus berupaya mensukseskan secara bersama agar terpilih menjadi DPR RI,” tandas Hadi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menjelaskan, Musdalub dilaksanakan sebagai bagian dari percepatan konsolidasi dan perampungan struktur partai di daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
“Kenapa melalui Musdalub? Karena memang ada percepatan. Kami sudah sepakat dalam kongres bahwa percepatan musda masuk dalam kategori Musdalub,” kata Herman.
Menurut dia, percepatan konsolidasi diperlukan agar Demokrat memiliki waktu yang cukup untuk memperkuat organisasi hingga tingkat paling bawah sebelum memasuki tahapan Pemilu 2029.
Kendati Hadi Gunawan telah terpilih secara aklamasi, Herman menegaskan calon yang ditetapkan dalam Musdalub belum otomatis menjadi Ketua DPD. Penetapan Ketua DPD tetap menjadi kewenangan DPP, dengan keputusan akhir berada pada Ketua Umum Partai Demokrat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Belum ditetapkan sebagai Ketua DPD, tetapi calon Ketua DPD terpilih dalam Musda. Nanti akan ditetapkan oleh DPP, salah satunya melalui keputusan Ketua Umum,” tegas Herman.
Selain membahas estafet kepemimpinan Demokrat di NTB, Herman menekankan pentingnya menjaga soliditas kader dan memperkuat kontribusi partai kepada masyarakat.
Menurutnya, konsolidasi internal harus diikuti dengan kerja nyata dalam menyerap aspirasi dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Spirit kami adalah memperkuat konsolidasi internal, membangun kader yang solid dan kuat. Kontribusi kepada rakyat harus betul-betul nyata, menyerap aspirasi, membantu masyarakat, dan menjadi solusi bagi rakyat,” tuturnya.
Herman juga menargetkan partai berlambang segitiga mercy itu dapat mengembalikan kejayaannya di NTB pada pemilu mendatang.
Ia menyebut Demokrat pernah memperoleh dua kursi DPR RI dari dapil NTB dan delapan kursi DPRD NTB pada Pemilu 2009.
Hal tersebut dijadikan sebagai salah satu tolok ukur yang ingin dicapai kembali melalui penguatan struktur dan kerja politik sejak dini.
Sementara mengenai peluang kader Demokrat maju sebagai calon gubernur NTB, Herman menyatakan partainya belum membahas hal tersebut. Menurutnya, fokus saat ini masih pada konsolidasi organisasi.
“Kami belum berbicara soal NTB satu. Pilkada masih 2031, undang-undang Pemilu juga belum dibahas, jadi masih lama. Sekarang kami fokus menyolidkan internal dan memastikan kontribusi kepada rakyat benar-benar dijalankan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, terdapat dua bakal calon Ketua DPD Demokrat NTB yang mendaftarkan diri pada Musdalub 2026, yakni Hadi Gunawan dan Gema Ahmad Muzakkir.
Hadi Gunawan mengklaim telah mengantongi 11 surat dukungan, terdiri atas 10 DPC Demokrat kabupaten/kota se-NTB dan satu dukungan dari Plt. Ketua DPD Demokrat NTB. Sementara itu, Gema Ahmad Muzakkir mengaku memperoleh dukungan dari dua DPC dan satu organisasi sayap partai (ORSAP).
Di samping itu, Ketua DPD Demokrat NTB sebelumnya, Indra Jaya Usman, tidak mencalonkan diri kembali. (ril)


Komentar