Mataram — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Selasa malam (3/11/2026).
Dalam operasi senyap tersebut, petugas menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar berupa lebih dari dua kilogram sabu serta ratusan butir pil ekstasi.
Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 19.00 WITA itu dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda NTB dan turut dihadiri oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja di lokasi kejadian.
Dari penggerebekan itu, aparat mengamankan seorang pria berinisial IS yang merupakan warga setempat.
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja mengungkapkan, laporan dari warga menjadi modal utama bagi jajarannya untuk melakukan serangkaian penyelidikan hingga berujung pada penggerebekan rumah terduga pelaku.
“Berdasarkan informasi dari masyarakat, pada malam hari pukul 19.00, kami berhasil mengamankan satu tersangka berinisial IS, warga Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram,” ujar Kalingga.
Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah, petugas mendapati barang bukti berupa 16 bungkus berukuran besar berisi sabu dengan berat total mencapai lebih dari dua kilogram.
Selain itu, polisi juga menemukan 27 bungkus ekstasi yang total keseluruhannya mencapai 265 butir.
Tidak hanya narkotika, aparat turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha berwarna biru yang diduga kuat digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya, serta satu klip sabu yang kedapatan dibawa langsung oleh tersangka saat penangkapan.
Menyikapi temuan tangkapan kakap tersebut, Kalingga menegaskan bahwa pihaknya bersama polres jajaran akan terus menabuh genderang perang terhadap peredaran narkoba.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh lingkungan hingga orang tua, untuk memperketat pengawasan di tingkat keluarga.
“Sepanjang hari kita akan melakukan pemberantasan perang terhadap narkoba. Di sini saya juga mengimbau kepada kepala lingkungan, tokoh-tokoh masyarakat, mari kita berantas narkoba, mari kita perangi narkoba, dan cegah sejak dini dari keluarga, lingkungan, peran orang tua,” tegasnya.
Hingga kini, penyidik Ditresnarkoba Polda NTB masih mendalami kasus tersebut guna membongkar serta memburu jaringan sindikat lain yang berafiliasi dengan tersangka IS. (zal)


Komentar