Mataram — Kepolisian Sektor (Polsek) Sandubaya mengamankan 22 pelajar tingkat SMP dan SMA yang diduga hendak melakukan tawuran di halaman belakang TK Negeri Model Mataram, Jalan Rahwana, Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (3/11/2026).
Aksi rencana tawuran antar-pelajar tersebut terungkap berkat laporan pengaduan masyarakat melalui layanan darurat 110. Saat petugas kepolisian mendatangi lokasi awal, para pelajar tersebut dilaporkan sudah membubarkan diri.
Tidak tinggal diam, polisi langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang dicurigai. Hasilnya, gerombolan pelajar tersebut berhasil ditemukan dan diamankan saat bersembunyi di belakang Kampus II Universitas Mataram.
Kapolsek Sandubaya AKP Novit Haru Prasetyo membenarkan adanya pengamanan puluhan pelajar tersebut.
“Sebelumnya kami mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya segerombolan pelajar di lokasi tersebut yang hendak melakukan tawuran. Begitu informasi kami terima, sejumlah piket fungsi langsung ke TKP dan mendapati mereka, para pelajar ini, yang diduga melakukan tawuran tersebut,” jelasnya.
Dari total 22 pelajar yang diamankan, mayoritas merupakan siswa dari salah satu sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Mataram, sementara sisanya merupakan pelajar tingkat SMA.
Sebagai langkah pembinaan efek jera, pihak kepolisian memanggil orang tua serta pihak sekolah masing-masing untuk datang langsung ke Mapolsek Sandubaya.
“Kami juga datangkan pihak sekolah untuk melakukan pembinaan di Polsek, termasuk menandatangani surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Novit.(zal)


Komentar