Peristiwa
Home » Berita » Bule Afrika Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan Kuta Mandalika

Bule Afrika Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakan Kuta Mandalika

Petugas kepolisian dan TNI Angkatan Darat sedang melakukan pemeriksaan awal di tempat ditemukan bule asal Afrika Utara berinisial PG (54) membusuk di kamar kontrakannya di wilayah Kuta Mandalika. (Dok:wartaone/ist)

Mataram — Bule asal Afrika Utara berinisial PG (54) ditemukan tewas di kamar kontrakannya di kawasan Kuta Mandalika, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Sabtu (9/8/2026).

Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Ketut Artana menuturkan, penemuan tersebut terjadi pada Sabtu. Diketahui, korban berusia 54 tahun dan berkewarganegaraan Afrika Utara.

Artana menjelaskan, korban pertama kali dicurigai oleh anak-anaknya yang sedang bermain di halaman rumah. Mereka merasa ada bau tidak sedap dari sekitar rumah. Sehingga, lanjut Artana, anak-anaknya melaporkan hal tersebut kepada seorang warga sekitar bernama Joni.

“Awalnya anak-anaknya bermain di sekitar rumah yang disewa bersangkutan, kemudian mencium bau tidak sedap, terus melapor ke orang sekitar bernama Jono. Terus Jono cek apakah ada orang atau tidak, dan pas masuk cek dan benar ada orang sudah meninggal,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (9/8/2026).

Sejauh ini, sebut Artana, korban sudah berada di Rumah Sakit Provinsi untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Komut Bank NTB Syariah Sebut Kasus Kredit Rp11 Miliar PT Carsten Terjadi di Manajemen Lama

“Belum berani kami duga, tapi yang jelas kami akan lakukan visum luar terhadap korban,” jelasnya.

“Tahap penanganan, kami sudah koordinasi dengan Polres, dan melakukan evakuasi terhadap jenazah bersama Puskesmas Kuta, terus membawa ke RS Provinsi,” sambungnya.

Lebih jauh, pihak keluarga akan datang minggu depan untuk melihat kondisi PG sebelum dilakukan autopsi.

“Sementara kami sudah koordinasi dengan pihak keluarga, Minggu depan datang ke Indonesia, apakah dilakukan autopsi atau tidak,” bebernya.

Namun saat ini, kata Artana, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan telah menerbitkan LP.

Nyaris Roboh, Enam Kelas di SMAN 1 Gunungsari Disegel

“Tapi penyelidikan tetap kami lakukan, kami sudah buatkan LP, dan telah melakukan identifikasi terhadap korban maupun langkah selanjutnya,” pungkasnya. (Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan