Pemerintahan Religi
Home » Berita » Menhaj Akui Rasa Makanan Calon Jemaah Haji di Lombok Sedikit Pedas

Menhaj Akui Rasa Makanan Calon Jemaah Haji di Lombok Sedikit Pedas

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf saat mencicipi menu makan malam Jemaah Haji Kloter 14 Embarkasi Lombok. (dok: ril)

Mataram – Menteri Haji (Menhaj) dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf meninjau persiapan pemberangkatan jemaah haji NTB kelompok terbang (kloter) 14 Asrama Embarkasi Lombok pada Jumat malam, (8/5/2026).

Ia didampingi Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhammad Amin.

Ia menyatakan persiapan pemberangkatan jemaah haji NTB kloter 14 ini sudah cukup bagus dengan kinerja para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dinilainya cukup baik pula.

“Alhamdulillah saya bersama Bu Wagub NTB melihat situasi, kondisi, dan semua pelayanan berjalan dengan baik sesuai rencana kita. Walaupun ada satu dua kendala di lapangan, tetapi bisa diatasi,” ujarnya kepada wartawan usai meninjau kondisi jemaah.

Tak hanya itu, Gus Irfan sapaan akrabnya juga mengecek proses registrasi jemaah, kamar tempat karantina atau penginapan, hingga makan malam yang akan disantap jemaah nantinya.

Sekolah Lega, Raperda Sumbangan Dana Pendidikan Mulai Digodok

Saat mencicip kelayakan makanan, ia menilai salah satu menu terasa pedas. Kendati, Gus Irfan memahami selera masyarakat NTB.

Lantaran lanjutnya, kondisi kesehatan para tamu Allah itu harus menjadi prioritas.

Ia menekankan para petugas medis untuk memperketat pemeriksaan kesehatan, terutama dalam menentukan keputusan pemberangkatan jemaah atau istitoah, apakah layak terbang atau tidak.

“Kita mendukung teman-teman kesehatan yang sangat ketat memastikan kelayakan calon jemaah untuk terbang atau tidak. Kalau memang tidak layak terbang, saya mendukung keputusan tenaga kesehatan karena mereka yang paling tahu situasinya,” jelasnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini terdapat 13 kloter yang berangkat dari Asrama Embarkasi Lombok menuju Arab Saudi. Tersisa kloter 14 dan 15 yang akan diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. (ril)

Dewan Nilai Sikap Pemprov NTB Tolak Kereta Gantung Rinjani Karena Hitung-hitungan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan