Peristiwa
Home » Berita » Sebabkan 51 Siswa Keracunan, Dapur MBG di Lombok Timur Kena Suspend

Sebabkan 51 Siswa Keracunan, Dapur MBG di Lombok Timur Kena Suspend

Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani. (dok: ril)

Mataram – Salah satu dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur yang menyebabkan insiden keracunan terhadap 51 siswa, hanya diberikan sanksi penutupan sementara atau suspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Puluhan siswa mengalami keracunan usai menyantap makanan MBG yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bersangkutan.

Menurut data di lapangan, terdapat lima siswa yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Pengadang. Sementara yang lainnya dilaporkan telah pulih dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani, memastikan seluruh korban telah mendapat penanganan dan kondisi mereka terus dipantau. Ia juga menyebut dapur MBG yang bersangkutan langsung dihentikan operasionalnya sementara.

“Saya perintahkan SPPG, SPPI-nya untuk langsung ke alamat masing-masing untuk lakukan pengecekan, untuk memastikan mereka betul-betul sudah pulih. Dan itu kan langsung disuspend,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Perkosa Sesama WNA di Gili Trawangan, Turis Korea Selatan Ditangkap di Bali

Meski menyebabkan kejadian serius, dapur MBG tersebut tidak langsung ditutup permanen. Menurut Fathul, mekanisme sanksi masih memberi ruang perbaikan bagi pengelola.

“Kan ada kalau sekali kan ada, yang kedua ya, yang ketiga ya pasti permanen. Kan ada diberikan kesempatan,” katanya.

Ia juga mengimbau agar penanganan kasus seperti ini tidak langsung dibawa ke ranah hukum, melainkan difokuskan pada perbaikan sistem dan pemulihan korban.

“Itulah, hindarilah yang lapor-melapor itu, kan tidak selesaikan masalah. Justru menambah masalah nanti kalau sudah melalui itu,” jelasnya.

Asisten I Setda NTB itu menjelaskan, secara keseluruhan jumlah dapur MBG di NTB yang masih dalam status penghentian sementara kini terus berkurang. Dari sebelumnya 126 unit, terdapat 41 yang telah diizinkan beroperasi kembali setalah melakukan perbaiki terutama pada IPAL dan SLHS.

Bejat, Pria di Dompu Sekap-Pemerkosa Anak Bawah Umur Hingga Berhari Hari

Sehingga, total dapur MBG yang masih disuspend saat ini berjumlah 85 unit.

“Sekarang kan sudah ada pencabutan kembali ini, sekitar 126 kan sisanya, tapi dikurangi lagi ini yang terbaru, ada 41, dikurangi 41 lah, 126 dikurangi 41 jadi 85,” tandasnya. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan