Pemerintahan
Home » Berita » Menuju Tiga Besar, 10 Calon Sekda NTB Bakal Ikuti Tes Wawancara

Menuju Tiga Besar, 10 Calon Sekda NTB Bakal Ikuti Tes Wawancara

Kantor Gubernur NTB. (dok: ril)

Mataram – Seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki tahapan akhir. Sepuluh peserta yang lolos seleksi administrasi dijadwalkan mengikuti pemaparan makalah dan wawancara pada Selasa, 30 Desember 2025. Hal ini sebagai penentu untuk menuju tiga besar.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekda NTB, Prof. Riduan Mas’ud, mengatakan tahapan pemaparan makalah merupakan bagian penting dalam proses seleksi sebelum Pansel menetapkan tiga nama terbaik untuk diajukan kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

“Sesuai jadwal pada hari Selasa, 30 Desember 2025, para calon Sekda NTB akan melakukan pemaparan makalah yang telah disampaikan kepada panitia. Setelah itu dilanjutkan dengan pendalaman materi oleh Tim Pansel sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin, (29/12/2025).

Kendati demikian, Ia menjelaskan, penentuan tiga besar tidak ditentukan berdasarkan nilai pemaparan makalah atau wawancara saja, melainkan setelah seluruh rangkaian seleksi selesai. Hasil dari setiap tahapan akan dirangkum dan dinilai secara menyeluruh oleh Pansel.

“Penentuan tiga besar akan dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi selesai, termasuk pemaparan makalah dan pendalaman oleh Tim Pansel. Selanjutnya hasil penilaian akan diumumkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Tim Ahli Gubernur NTB Bantu Percepat Program Strategis di Seluruh OPD

Ia menambahkan, pemaparan makalah dan wawancara akan dinilai secara kolektif oleh seluruh anggota Pansel untuk menjamin objektivitas dan transparansi seleksi.

“Pemaparan makalah akan dinilai oleh Tim Panitia Seleksi sesuai ketentuan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi. Penilaian dilakukan secara kolektif dan objektif oleh para panelis,” terangnya.

Terkait hasil penilaian potensi dan kompetensi yang dilaksanakan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa hari lalu, Riduan menyebutkan hingga kini Pansel masih menunggu hasil resmi dari BKN. Ia menyebutkan nilai dari BKN itu cukup tinggi hitungannya dalam menetapkan peserta yang lolos tiga besar.

“Hasil dari BKN belum keluar. Tapi nilai dari BKN merupakan nilai angka yang cukup menentukan karena seleksinya lebih mendalam,” katanya.

Meski demikian, Riduan menegaskan hasil asesmen di BKN bukan pula satu-satunya penentu. Hasil akhir tetap melalui akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui peserta.

Tak Miliki Sertifikat Budidaya, KKP Segel Tambak Udang Milik Warga Asing di Lombok Timur

“Bukan semata paling besar, tetapi hasil asesmen di BKN memang menjadi salah satu komponen penting karena mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, dan potensi kepemimpinan secara objektif dan terstandar nasional. Namun penilaian akhir tetap merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi,” tandasnya.

Sebelumnya, para peserta seleksi calon Sekda NTB telah mengikuti penilaian potensi, kompetensi manajerial, dan sosial kultural pada 22-24 Desember 2025 di Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN RI, Jakarta. Peserta juga telah menyerahkan makalah dalam bentuk soft file PDF paling lambat 28 Desember 2025 kemarin.

Tahapan akhir berupa presentasi makalah dan wawancara akan digelar di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB. Hasil seleksi ini kemudian akan diakumulasikan untuk menetapkan tiga nama terbaik yang selanjutnya diserahkan oleh Pansel kepada Gubernur NTB, yang akan memilih satu nama untuk ditetapkan sebagai Sekda NTB sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan