Mataram — Puluhan siswi sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) setelah diduga mengalami keracunan usai minum susu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai salah satu dapur atau SPPG.
Kepala Desa Darmaji, Suhaidi, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Ia mengaku menerima laporan dari warga terkait sejumlah siswa yang mengalami keluhan mual dan pusing setelah mengonsumsi susu MBG.
“Betul, beberapa anak dibawa ke puskesmas karena mual dan pusing, diduga setelah minum susu yang disuplai oleh SPPG,” tulis Suhaidi dalam keterangannya di Facebook, Sabtu (17/1/2026).
Ia menyebutkan, jumlah korban terus bertambah sehingga sebagian siswa terpaksa dirujuk ke fasilitas kesehatan lain selain Puskesmas Muncan.
“Anak-anak yang mengeluh pusing dan mual semakin bertambah. Ada juga yang dibawa ke Puskesmas Pengadang, Kecamatan Praya Tengah,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Suhaidi mengaku telah meminta sampel susu yang dikonsumsi para siswa untuk diteliti lebih lanjut. Ia menegaskan akan menempuh jalur hukum apabila terbukti terjadi kelalaian dalam penyaluran makanan bergizi tersebut.
“Saya sudah minta sampel susunya. Jika ini benar, SPPG yang menyuplai akan saya tuntut dan diminta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Berdasarkan data sementara yang ditemukan WartaSatu, siswa yang dilarikan ke fasilitas kesehatan berasal dari SD Negeri 1 Darmaji sebanyak dua siswi dan MI Hidayatussholihin sebanyak dua siswi, yang seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.(Zal)


Komentar