Mataram – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, merasa bangga atas penunjukan putra daerah asal Lombok Tengah, Sabolah sebagai Komisaris Mandalika Grand Prix Association (MGPA), yang merupakan pengelola Sirkuit Mandalika.
Iqbal berharap kehadiran Sabolah di jajaran manajemen MGPA dapat menjadi penghubung sekaligus komunikator yang baik antara pengelola kawasan Mandalika dengan masyarakat di sekitar sirkuit.
“Saya memgucapkan selamat dan ikut bangga salah satu anak muda terbaik di Lombok Tengah diberi kepeecayaan duduk di manajemen pengelola Sirkuit Mandalika,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Menurut Iqbal, sosok Sabolah dinilai memahami karakter dan kebutuhan masyarakat lingkar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika karena tumbuh dan besar di kawasan tersebut.
Karena itu, ia meyakini komunikasi antara pengelola kawasan KEK tersebut dengan masyarakat dapat berjalan lebih baik.
“Beliau adalah anak asli Lingkar Mandalika. Karena itu beliau adalah simbol penguatan integrasi Kawasan Mandalika dengan Masyarakat di lingkar mandalika dan masyarakat NTB pada umumnya,” jelasnya.
Iqbal juga menitipkan pesan kepada ITDC, MGPA, dan jajaran manajemen baru agar pembangunan kawasan Mandalika tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan event internasional, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sebelumnya, PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menunjuk Sabolah sebagai Komisaris MGPA dalam rangka perombakan jajaran direksi dan komisaris yang baru bagi perusahaan BUMN tersebut.
Restrukturisasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengembangan sport tourism dan penyelenggaraan berbagai event internasional di kawasan Mandalika.
Menanggapi penunjukan itu, Sabolah menyatakan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan Mandalika sebagai ikon pariwisata NTB dan Indonesia.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada Bapak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal atas dukungan dan komitmen beliau untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan Mandalika sebagai salah satu ikon NTB dan Indonesia di mata dunia,” kata Sabolah dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, pengembangan kawasan Mandalika tidak cukup hanya berfokus pada suksesnya penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat NTB, khususnya warga di sekitar kawasan.
Karena itu, salah satu fokus yang akan terus didorong adalah memperbesar keterlibatan sumber daya manusia lokal dalam setiap event yang digelar di Sirkuit Mandalika.
Dia mencontohkan, pada penyelenggaraan MotoGP dan berbagai event internasional lainnya, putra-putri NTB mulai banyak dilibatkan sebagai tenaga pendukung kegiatan.
“Event MotoGP sudah ada keterlibatan putra-putri daerah, dan pada event-event lainnya kami juga akan terus mengupayakan agar partisipasi masyarakat lokal semakin besar,” tandasnya. (ril)


Komentar