Mataram – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, melantik 118 pejabat fungsional di lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Jumat (31/7/2026).
Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 99 orang merupakan pengangkatan pertama pada berbagai jabatan fungsional.
Dalam arahannya, Abul Chair menegaskan bahwa pelantikan pejabat fungsional tersebut tidak sekadar mengisi jabatan, melainkan bentuk pengakuan atas kompetensi dan profesionalisme yang dimiliki setiap ASN.
“Hari ini bukan tentang jabatan, tetapi tentang pengakuan negara atas keahlian, kompetensi, dan profesionalisme masing-masing,” tegasnya.
Ia mengatakan keberadaan berbagai jabatan fungsional menunjukkan semakin kuatnya pengembangan kompetensi ASN di lingkup Pemprov NTB. Karena itu, para pejabat fungsional diminta terus meningkatkan kapasitas melalui pembelajaran, inovasi, dan pengembangan keahlian.
Menurutnya, tantangan birokrasi yang terus berkembang menuntut para ASN tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga memperkaya pengetahuan serta mampu menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas.
“Jabatan struktural adalah nahkoda organisasi, sedangkan jabatan fungsional menjadi penggerak melalui keahlian dan kompetensinya. Karena itu, saya berharap seluruh pejabat fungsional dapat mendukung pencapaian target kinerja perangkat daerah,” katanya.
Abul Chair juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik seiring tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Ia meminta setiap pejabat fungsional menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.
“Keputusan yang diambil harus lahir dari ilmu, standar profesi, data, etika, dan integritas, bukan karena tekanan ataupun asumsi,” tuturnya.
Ia berharap para pejabat fungsional itu mampu menjadi rujukan sesuai bidang keahlian masing-masing dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan pemerintah maupun masyarakat.
“Jadilah orang yang dicari karena mampu memberikan solusi, bukan karena memiliki kewenangan,” pesan Abul Chair.
Lebih jauh, penguatan jabatan fungsional menurut Abul Chair merupakan salah satu langkah penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan adaptif untuk mendukung pembangunan daerah.
“Provinsi NTB sedang bergerak maju dengan menyiapkan tenaga-tenaga ahli yang diperlukan untuk membawa NTB ke arah yang lebih baik,” tandasnya. (ril)


Komentar