Mataram — Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah, memenuhi panggilan penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB terkait penyidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Lombok Sumbawa Motocross Competition (LSMC) dan Motocross Grand Prix (MXGP).
Zulkieflimansyah mendatangi Gedung Kejati NTB sejak pukul 09.00 Wita didampingi sejumlah kuasa hukumnya. Ia baru selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 16.55 Wita setelah dicecar belasan pertanyaan oleh penyidik.
Usai pemeriksaan, Zulkieflimansyah mengatakan penyidik lebih banyak menggali keterangannya terkait proses awal pengusulan anggaran untuk penyelenggaraan event motocross tersebut.
“Saya dimintai keterangan berkaitan dengan Lombok Sumbawa Motocross Competition 2023. Pertanyaannya tidak banyak, hanya kronologis, karena bagaimanapun yang melobi dan mengusahakan dana Rp24 miliar itu saya, yang awalnya diperuntukkan untuk MXGP,” katanya usai diperiksa, Rabu (22/7/2026).
Namun, menurut dia, dana tersebut kemudian tidak dapat dicairkan saat dirinya masih menjabat sebagai gubernur dan baru terealisasi setelah masa jabatannya berakhir untuk pelaksanaan LSMC.
“Karena hal tertentu sehingga tidak bisa dicairkan. Akhirnya cair setelah saya tidak menjadi gubernur, kemudian dilaksanakan Lombok Sumbawa Motocross Competition. Kalau teknis pelaksanaannya saya tidak mengerti,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai dugaan keuntungan yang disimpan di Bank NTB Syariah untuk membiayai penyelenggaraan MXGP 2023, Zulkieflimansyah mengaku tidak mengetahui informasi tersebut.
“Saya tidak mengerti itu. Coba tanya kepada orang yang memberikan informasi. Yang jelas, setelah pelaksanaan Lombok Sumbawa Motocross Competition saya sudah tidak mengikuti dan tidak berkomunikasi lagi,” katanya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui apakah terdapat anggaran LSMC yang digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan MXGP.
“Pokoknya saya ditanya bagaimana mengusahakan Rp24 miliar di awal. Bagaimana teknis berikutnya saya tidak mengikuti,” ucapnya.
Ketika kembali ditanya apakah ada anggaran LSMC yang digunakan untuk pelaksanaan MXGP, Zulkieflimansyah tetap memberikan jawaban serupa.
“Saya enggak ngerti kalau soal Lombok Sumbawa Motocross Competition,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTB, Muhammad Harun Al Rasyid, membenarkan pemeriksaan terhadap mantan orang nomor satu di NTB tersebut.
“Iya benar, hari ini,” singkatnya.


Komentar