Pariwisata Pemerintahan
Home » Berita » Pemprov NTB Siapkan Dokumen Revitalisasi Pasar Seni Senggigi

Pemprov NTB Siapkan Dokumen Revitalisasi Pasar Seni Senggigi

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nuraulia. (dok: ril)

MataramPemprov NTB mulai menyiapkan dokumen readiness criteria (RC) sebagai syarat percepatan revitalisasi Kawasan Pasar Seni Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Hal itu dilakukan setelah memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp81 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nuraulia, mengatakan dokumen tersebut menjadi syarat penting sebelum proyek memasuki tahap lelang.

“Kemarin sudah rapat bersama Sekda dan beberapa pimpinan OPD yang terkait berkaitan dengan rencana revitalisasi Pasar Seni Senggigi. Ya seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur bahwa kita mendapatkan anggaran alokasi pembiayaan dari pusat untuk revitalisasi Pasar Seni Senggigi,” ujar Aulia, Kamis (29/7/2026).

Menurutnya, salah satu yang menjadi prioritas untuk diselesaikan adalah penghapusan aset yang masih berada di atas lahan Pasar Seni Senggigi. Proses tersebut berkaitan dengan kerja sama pengelolaan kawasan bersama PT Rajawali yang telah berakhir.

“Yang kita bicarakan ini juga berkaitan dengan penghapusan aset yang ada di atas lahan Pasar Seni Senggigi sendiri,” katanya.

Soroti Kericuhan Porprov NTB, Lalu Hadrian: Tolong Jangan Ada Bumbu Politik

Ia menjelaskan, seluruh aspek hukum terkait status lahan juga telah disiapkan. Aulia berujar sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) maupun Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sempat terbit di atas kawasan tersebut telah dibatalkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kalau dari sisi kami Pemerintah Provinsi sudah clear semuanya karena SHGB dan SHM yang terbit di atasnya sebelum ini sudah dibatalkan semua oleh BPN,” tegasnya.

Aulia menjelaskan, revitalisasi kawasan seluas satu hektar itu tidak hanya memperbaiki bangunan pasar, tetapi mengubah kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas wisata yang terintegrasi. Nantinya Pasar Seni Senggigi akan difungsikan sebagai etalase produk lokal, pusat atraksi budaya, sekaligus terhubung dengan Pelabuhan Senggigi untuk layanan fast boat.

“Pasar Seni Senggigi itu hanya penyebutan saja, tetapi mengintegrasikan banyak fungsi. Bukan hanya sebagai showcase atau etalase daripada produk lokal, tidak hanya sebagai pusat atraksi budaya, tapi ini juga menggambarkan ikon daripada destinasi Lombok, Sumbawa, gitu NTB,” jelasnya.

Ia menambahkan, desain kawasan akan ditinjau ulang oleh pemerintah pusat agar menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan ikon baru pariwisata NTB, sebagaimana yang sebelumnya disampaikan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bahwa kawasan Pasar Seni Senggigi akan dipoles mirip Pelabuhan Sydney Australia.

Inspektorat Temukan Kerja Sama Bermasalah pada Audit Pabrik Pakan BRIDA NTB

“Itu memang akan diproses dalam review desain, redesign,” katanya.

Pemprov NTB Aulia berujar, seluruh dokumen readiness criteria tersebut akan rampung pada akhir 2026. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, proses tender akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat pada akhir tahun, sedangkan pekerjaan fisik revitalisasi dijadwalkan dimulai pada awal 2027.

“Doakan semua proses pemenuhan RC-nya itu selesai on time semua,” tandas Aulia. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan