Mataram – Ketua cabang olahraga (cabor) Kriket NTB, Baiq Isvie Rupaeda menyatakan dukungan penuh terhadap Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk maju sebagai calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030.
Bahkan, ia meminta kandidat lain, Mori Hanafi, untuk mempertimbangkan kembali pencalonannya dan memberi jalan kepada Iqbal.
Hal tersebut disampaikan Isvie saat konferensi pers deklarasi dukungan kepada Iqbal di Mataram, Rabu (12/8/2026).
Deklarasi itu turut dihadiri Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB Nadirah, Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska, Ketua Cabor Sepak Takraw NTB Rangga Danu, Ketua Cabor Taekwondo NTB, dan Ketua Cabor Muaythai NTB.
“Saya cabor Kriket sepenuhnya mendukung Pak Iqbal bersama teman-teman yang lain. Di sebelah saya ini ada Ketua FPTI, ada Panahan, Taekwondo, Muaythai, Sepak Takraw, ini banyak,” kata Isvie.
Tak berhenti di situ, Isvie mengatakan dukungan terhadap Iqbal terus datang dari banyak cabor. Melihat peta dukungan tersebut, ia optimistis Iqbal mampu memenangkan pemilihan Ketua KONI NTB dalam Musorprov yang dijadwalkan berlangsung pads 20-21 Agustus mendatang.
Atas dasar itu, ia menyampaikan harapannya kepada Mori Hanafi yang telah lebih dulu mendaftarkan diri, agar mempertimbangkan untuk mundur sehingga kontestasi tidak berkembang menjadi pertentangan antarkelompok olahraga.
“Artinya harus ada pikiran lain, mungkin dia akan mengundurkan diri kah atau apa. Kita tidak ingin ada pertentangan. Bagaimana caranya dua tokoh olahraga ini bersatu,” ujar Ketua DPRD NTB itu.
Meski demikian, Isvie menilai Mori tetap memiliki pengalaman lebih dalam memimpin KONI NTB dan kontribusinya tetap perlu dihargai. Namun, menurut dia, dukungan besar dari cabor terhadap Iqbal merupakan aspirasi yang juga harus dihormati.
“Saya kira kita harus melihat jasa Pak Mori, tapi hari ini tentu harapan teman-teman untuk mengusulkan Pak Iqbal sebagai Ketua KONI harus kita hargai bersama,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu bahkan berharap proses pemilihan Ketua KONI NTB dapat berlangsung tanpa persaingan yang berlarut-larut. Ia menginginkan Mori legowo memberikan kesempatan kepada Iqbal untuk memimpin organisasi holding cabor itu untuk periode selanjutnya.
“Saya berharap yang terbaik kalau mereka berdua itu secara aklamasi menyerahkanlah kepada Pak Iqbal sebagai penguasa daerah kita,” tuturnya.
Dukungan tersebut, kata Isvie, bukan semata-mata berkaitan dengan hasil penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 yang sebelumnya sempat diwarnai sejumlah persoalan. Ia menilai Porprov telah berjalan dengan baik, namun Isvie berujar masih ada harapan yang lebih besar dari para pemangku kepentingan olahraga di NTB.
“Saya kira tidak seperti itu, Porprov sudah berjalan dengan baik, tapi tentu ada hal-hal lebih yang diharapkan oleh para pemangku kepentingan di NTB terkait dengan olahraga ini,” tegasnya.
Isvie mengatakan para pelaku olahraga berharap kepemimpinan baru KONI NTB mampu membawa perkembangan olahraga di Bumi Gora lebih jauh, terutama menghadapi PON 2028 yang akan berlangsung di NTB dan NTT.
“Kenapa Pak Iqbal harus menjadi Ketua KONI, harapan semua masyarakat KONI NTB itu jauh lebih baik dan ke depan apa yang saya diharapkan masyarakat tentang perkembangan olahraga di NTB ini jauh lebih dibanding kemarin itu yang kita harapkan,” ucapnya.
Dengan dukungan yang terus dikonsolidasikan dari sejumlah cabor dan KONI kabupaten/kota, Isvie optimistis Iqbal mampu memenangkan kontestasi tersebut.
“Insyaallah, kita kan selalu kalau tampil harus menang lah,” tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal dipastikan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030. Kepastian itu disampaikan Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska yang juga disebut sebagai ketua tim pemenangan Iqbal.
Firadz mengatakan, pihaknya telah menerima dukungan dari sejumlah KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga (cabor). Jumlah dukungan diklaim telah melampaui syarat pencalonan yang ditetapkan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), yakni minimal 19 cabor.
“Minimal dari aturan yang sudah ditetapkan oleh TPP yaitu panitia penjaringan yaitu minimal 19 cabor. Alhamdulillah kami sudah melampaui itu, sudah jauh melampaui itu,” kata Firadz, saat ditemui awak media, Rabu (12/8/2026).
Selain dukungan dari cabor, Firadz menyebut sedikitnya tujuh KONI kabupaten/kota telah menyerahkan dokumen dukungan kepada tim Iqbal. Beberapa dukungan lainnya disebut masih dalam proses.
Sejauh ini, dukungan resmi yang telah diterima berasal dari KONI Kota Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, dan Kota Bima. Sementara dukungan dari Dompu dan Lombok Barat disebut masih menyusul.
Atas hal itu, Firadz memastikan Iqbal akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KONI NTB sebelum pendaftaran ditutup pada 15 Agustus mendatang.
“Kita tunggu tanggal mainnya. Karena seperti tadi saya sampaikan bahwasanya masih ada beberapa waktu ke depan yang sesuai dengan tahapan-tahapan. Kita tunggu. Yang pasti sebelum penutupan insyaallah Bapak Muhammad Iqbal akan melakukan pendaftaran,” tegas Firadz. (ril)


Komentar