Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030, Jumat (14/8/2026).
Berbeda dengan calon lain, Mori Hanafi yang sebelumnya datang ke Kantor KONI NTB dengan arak-arakan pendukungnya, Iqbal justru datang dengan rombongan terbatas. Ia bahkan terlihat mengendarai mobil sendiri.
Iqbal tidak diiringi massa pendukung dalam jumlah besar dan hanya didampingi beberapa orang dari timnya. Di antaranya Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska, Ketua Cabor Panjat Tebing NTB Nadirah, dan beberapa orang lainnya.
Iqbal dan tim datang membawa sejumlah dokumen persyaratan pencalonan dan menyerahkannya kepada tim penjaringan dan penyaringan (TPP). Ia juga menyerahkan uang pendaftaran sebesar Rp200 juta.
Usai menyerahkan berkas, Iqbal mengatakan pendaftaran dilakukan untuk mengejar tenggat waktu pendaftaran yang berakhir pada Sabtu (15/8/2026). Namun ia menyebut telah berkomunikasi dengan eks Ketua KONI NTB sebelumnya, Mori Hanafi terkait tahapan pencalonan.
“Iya kan ini karena memang batas terakhirnya hari ini jadi ya kita penuhin persyaratannya saja dulu yang penting,” ujar Iqbal.
Sebetulnya, Iqbal mengaku telah meminta perpanjangan waktu pendaftaran kepada Pelindung Tim Penjaringan dan Penyaringan, lalu kemudian disampaikan kepada Ketua KONI Pusat. Namun, ia mengaku memilih untuk tetap menyerahkan berkas pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya.
“Beliau (Mori Hanafi) sudah menyampaikan komitmen dan saya juga sudah nyampein komitmen itu ke Ketua KONI pusat bahwa akan diperpanjang, tetapi tidak ada salahnya hari ini saya memenuhi kewajiban saya sebagai pihak yang mau mendaftar,” jelasnya.
Iqbal menegaskan pencalonannya tidak didorong motif lain selain keinginan memperkuat persiapan NTB menghadapi PON 2028. NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional tersebut.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga suasana pemilihan tetap kondusif dan tidak menjadikan kontestasi sebagai sumber perpecahan di tubuh olahraga NTB.
“Pokoknya ini damai, ini berjalan dengan lancar baik-baik. Semangat harus sama untuk memastikan kita di PON 2028 menjadi tuan rumah yang baik dan berhasil dan juga nanti prestasinya meningkat,” tegasnya.
Iqbal mengatakan dirinya maupun Mori Hanafi memiliki tujuan yang sama dalam kontestasi tersebut, yakni memastikan penyelenggaraan PON 2028 berjalan sukses sekaligus meningkatkan prestasi atlet NTB.
“Ndak ada motif, hanya mensukseskan. Jadi motivasinya sama semua, Pak Mori, saya, semua teman-teman pasti punya semangat yang sama ingin mensukseskan PON 2028 dan meningkatkan prestasi atlet NTB,” tuturnya.
Kehadiran Iqbal ke Kantor KONI NTB secara terbatas juga disebut sebagai bentuk upaya menjaga suasana tetap tenang. Ia meminta seluruh pendukung tidak melakukan tindakan yang berpotensi memanaskan persaingan menjelang Musorprov KONI NTB yang dijadwalkan pada 20-21 Agustus mendatang.
“Pokoknya teman-teman semua tetap baik-baik, tetap tenang. Saya juga datang sendiri ke sini, ndak ramai-ramai,” tandasnya. (ril)


Komentar