Mataram — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Rahmadhany (NDR), yang ditemukan tewas di kamar kosnya di kawasan Gomong Sakura, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, membenarkan pihaknya telah mengamankan satu orang terduga pelaku.
“Betul, satu orang sudah kami amankan,” katanya, Rabu (29/7/2026).
Dharma masih enggan membeberkan motif di balik dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi Program Studi PGSD Universitas Mataram tersebut. Menurutnya, seluruh hasil pengungkapan akan disampaikan dalam konferensi pers.
“Nanti kami rilis ya,” sebutnya.
Saat penangkapan, polisi juga mengungkap bahwa terduga pelaku diduga hendak melarikan diri ke Malaysia.
“Dia ini juga terduga pelaku di kasus pembacokan yang sempat viral,” tambahnya.
Selain mengamankan pelaku, polisi turut menemukan sepeda motor milik korban yang sebelumnya sempat hilang. Namun, telepon genggam korban belum berhasil diamankan karena diduga telah dibuang oleh pelaku.
“Untuk handphone korban ternyata dibuang oleh terduga pelaku,” tandasnya.
Sebelumnya, Nadya Dwi Rahmadhany ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu malam (17/5/2026) sekitar pukul 21.30 Wita.
Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Setelah menerima laporan masyarakat, Polsek Selaparang bersama Tim Identifikasi Polresta Mataram langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban untuk kepentingan penyelidikan.(Zal)


Komentar