Mataram — Tim dosen lintas program studi Universitas Mataram (Unram) menggelar konseling kelompok bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) yang sedang menyelesaikan skripsi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mahasiswa mengatasi stres akademik yang kerap muncul selama proses penyusunan tugas akhir.
Program yang berlangsung pada 11 hingga 18 April 2026 di Gedung Program Studi Farmasi Unram itu merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk BERCANDA atau Behaviour Counseling Group to Reduce Academic Stress and Drug Abuse Menggunakan I Can Tertib Tabsile.
Ketua tim pengabdian, Candra Eka Puspitasari, mengatakan kegiatan tersebut menyasar mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dan memiliki indikasi mengalami stres akademik.
Kegiatan diawali dengan pelatihan komunikasi interpersonal yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membangun komunikasi yang lebih positif dengan dosen pembimbing maupun sesama mahasiswa.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal mahasiswa agar dapat berinteraksi secara lebih positif dan konstruktif dengan dosen pembimbing dan teman-teman seperjuangan,” ujar Candra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026)
Setelah itu, peserta mengikuti sesi diskusi kelompok terarah (FGD) yang didampingi dua psikolog Unram, yakni Irma Santika Putri dan Baiq Safitri Lestari. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak berbagi pengalaman, mengidentifikasi sumber stres, serta mencari solusi bersama dalam suasana yang lebih terbuka.
Selain dosen dan psikolog, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa rekan sebaya sebagai fasilitator untuk membantu membangun suasana diskusi yang lebih nyaman dan konstruktif.
Menurut tim pelaksana, pendekatan konseling kelompok dinilai efektif karena membuat peserta lebih leluasa menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama proses penyusunan skripsi.
Hasil evaluasi menunjukkan program tersebut mampu menurunkan skor Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) peserta hingga hampir 7 persen. Bahkan, salah satu peserta mengalami penurunan tingkat stres hingga 27 persen.
“Konseling kelompok lintas ilmu ini diharapkan dapat meningkatkan perilaku positif mahasiswa dalam mengelola stres akademik sehingga proses penyelesaian skripsi dapat berjalan lebih baik dan tepat waktu,” tutupnya.(Zal)


Komentar