
Mataram – DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan anggaran yang disahkan tidak sekadar terserap, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan Kesatu Tahun Sidang 2026/2027di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa (6/10/2026).
Sebelum disetujui, Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB terlebih dahulu menyampaikan hasil pembahasan dan penyempurnaan Raperda berdasarkan evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hasil tersebut dipaparkan Juru Bicara Banggar DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, di hadapan pimpinan dan anggota dewan.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi DPRD atas kerja sama selama proses pembahasan hingga persetujuan Perubahan APBD 2026. Ia menegaskan, pengesahan anggaran bukan akhir dari proses, melainkan awal untuk memastikan setiap program berjalan dan menghasilkan manfaat.
“Ke depan, kita ingin pengelolaan keuangan daerah semakin bergeser dari yang hanya berorientasi pada serapan, menjadi berorientasi pada dampak,” kata Iqbal.
Menurutnya, setiap rupiah dalam APBD merupakan amanah masyarakat. Karena itu, pertanggungjawaban penggunaan anggaran tidak cukup hanya dibuktikan melalui laporan administratif, tetapi juga harus terlihat dari hasil pembangunan dan pelayanan yang dirasakan masyarakat.
Iqbal meminta seluruh OPD mengawal pelaksanaan program agar anggaran digunakan secara tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya memastikan belanja daerah memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan NTB.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal turut menyinggung dua agenda besar yang tengah dihadapi NTB. Pertama, peresmian Kodam XXX/Rinambora oleh Presiden Prabowo Subianto yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 TNI.
Ia berharap kehadiran Kodam baru dapat memperkuat sinergi keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
Agenda berikutnya adalah penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Iqbal mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan ajang balap internasional tersebut. Ia berharap MotoGP tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat NTB.


Komentar