Pemerintahan
Home » Berita » Pemprov NTB Gelontorkan Anggaran Rp 400 Juta untuk Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika

Pemprov NTB Gelontorkan Anggaran Rp 400 Juta untuk Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau progres pengerjaan revitalisasi Pasar Kuta Mandalika. (dok: Pemprov NTB)

MataramPemprov NTB menggelontorkan anggaran Rp400 juta untuk merevitalisasi Pasar Rakyat Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Penataan itu dilakukan menyusul banyaknya keluhan pedagang dan masyarakat terkait kondisi pasar yang dinilai kurang tertata dan kurang nyaman.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pembenahan tidak hanya menyasar fisik bangunan, tetapi juga mempertahankan karakter pasar tradisional yang berada di kawasan destinasi wisata itu.

“Kita bantu tata letak dan perbaiki desainnya agar tetap rapi, namun kesan tradisionalnya harus tetap terlihat karena ini berada di lokasi wisata,” kata Iqbal saat meninjau langsung progres revitalisasi pasar tersebut, Senin (27/7/2026).

Dalam peninjauannya kemarin, Iqbal meminta akses masuk pasar diperlebar agar pengunjung lebih nyaman dan seluruh lapak pedagang dapat kesempatan yang sama untuk dikunjungi pembeli.

Selain penataan fisik, Pemprov NTB Iqbal berujar juga akan membenahi tata kelola pasar agar hasil pertanian dan bahan pangan segar yang dijual pedagang dapat terserap langsung oleh sektor pariwisata di kawasan Mandalika.

Ketum Kadin Anindya Bakrie Puji Pertumbuhan Ekonomi NTB

“Ke depan, kita akan berkoordinasi dengan Disperindag agar tata kelola pasarnya menjadi lebih rapi. Kita ingin agar barang dagangan segar dari pasar ini bisa langsung disalurkan ke restoran-restoran maupun hotel di sekitar kawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPRPKP NTB, Dewi, mengatakan pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pembongkaran tembok untuk memperlebar akses masuk, pengecatan bangunan, perbaikan sanitasi, hingga pekerjaan beton lainnya.

“Pekerjaan lanjutan yang sedang kami laksanakan berfokus pada pembongkaran tembok untuk membuka akses masuk yang lebih luas. Kami juga melakukan pengecatan, pembenahan sistem sanitasi kamar mandi, hingga pekerjaan beton,” jelasnya.

Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Pemprov NTB juga akan mengaktifkan kembali area penjualan ikan, daging, dan ayam yang selama ini tidak dimanfaatkan.

Selain itu, penataan juga dilakukan terhadap pedagang dengan merelokasi pedagang sayur dan buah ke dalam pasar. Sementara area depan akan dimanfaatkan sebagai pusat penjualan mutiara dan lahan parkir.

Diduga Lecehkan Bawahannya, Kepala SPPG di Lombok Tengah Buka Suara

Tokoh masyarakat kawasan selatan, Haji Bangun, menilai penataan tersebut penting agar tidak terjadi ketimpangan antarpedagang.

“Harapan kami, setelah perbaikan di dalam selesai, seluruh pedagang yang sekarang di luar bisa masuk ke dalam. Biasanya, kalau masih ada yang di luar, pembeli hanya belanja di luar dan enggan masuk, sehingga memicu pedagang yang di dalam ikut-ikutan keluar,” tuturnya.

Hal senada disampaikan pedagang Pasar Kuta, Yuni. Ia berharap revitalisasi juga dibarengi dengan peningkatan kebersihan dan perbaikan fasilitas yang selama ini dikeluhkan pedagang.

“Tadi saya juga sudah menyampaikan langsung ke Pak Gubernur soal lapak yang bocor, dan infonya akan segera diperbaiki. Pesan saya untuk pemerintah, kalau bisa kebersihannya lebih ditingkatkan agar pasar semakin nyaman,” sebut Yuni. (ril)

16 Akun Dapur MBG di NTB Kena Sanksi Oleh BGN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan